Category Kesehatan

Lakukan 5 Tips Berikut Untuk Mengatasi Radang Tenggorokan pada Bayi

Kesehatan | No comments

            Sakit radang tenggorokan bisa dialami oleh siapa saja, dari bayi hingga dewasa. Tentu penanganan yang dilakukan kepada bayi berbeda dengan orang dewasa, karena tumbuh kembang bayi masih terlalu dini. Dibutuhkan kesabaran dan ketelitian yang luar biasa saat merawat bayi yang sedang sakit.

            Penyakit radang tenggorokan secara umum disebabkan oleh infeksi virus, meskipun sebenarnya bakteri bisa juga menjadi penyebabnya. Tanda-tanda dari radang tenggorokan biasanya berupa batuk, demam, suara serak, pilek, meneteskan air liur lebih dari biasanya sampai pembesaran kelenjar getah bening serta amandel. Bayi yang mengalami radang tenggorokan sangat mudah sekali rewel karena merasa tidak nyaman. Tanda-tanda yang terjadi tergantung pada penyebab utamanya contohnya selesma, infeksi streptokokus dan flu singapura.

Lalu, bagaimana cara mengatasi radang tenggorokan pada bayi? Simak informasinya di bawah ini.

1. Memberikan ASI

            ASI menjadi sumber makanan utama bagi bayi yang masih berusia di bawah 6 bulan. ASI sudah mengandung semua gizi yang dibutuhkan oleh bayi.  Tidak hanya memiliki semua gizi yang diperlukan bayi, ASI juga mengandung imunoglobulis yang membantu dalam pembentukan sistem imun bayi. Maka, saat radang tenggorokan terjadi pada bayi, sebaiknya berikan ASI pada bayi untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Sebagai ibu tentu harus memastikan apakah ASI yang dimiliki berkualitas atau tidak dengan cara mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang baik setiap harinya.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Bayi

            Radang tenggorokan bisa sembuh dengan sendirinya karena dilawan dengan sistem imun tubuh. Radang tenggorokan biasanya terjadi karena virus. Kondisi ini biasanya dinamakan self-limitting disease. Salah satu cara untuk mengatasi radang tenggorokan pada bayi adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh bayi karena virus akan dilawan oleh sistem imun yang dimiliki bayi. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi, caranya yaitu dengan memenuhi kebutuhan gizi bayi sesuai usia. Pemberian ASI adalah yang paling utama. Selain itu, bayi tidak disarankan untuk diberi madu.

3. Menjaga Kelembapan

            Cara meredakan radang tenggorokan yang terjadi pada bayi selanjutnya yaitu dengan menjaga kelembapan ruangan menggunakan humidifier. Bayi bisa bernafas dengan lebih lega saat menggunakan humidifier. Virus biasanya bisa menimbulkan hidung mampet (pilek) saat radang tenggorokan terjadi.

4. Memberikan Obat Pereda Nyeri

            Pemberian obat pereda nyeri berdasarkan usia sangat dianjurkan untuk bayi yang sedang mengalami radang tenggorokan seperti ibuprofen atau parasetamol. Gejala yang sangat menggangu pada radang tenggorokan adalah nyeri di tenggorokan sehingga dianjurkan untuk minum obat pereda nyeri. Sebaiknya lakukan konsultasi kepada dokter anak sebelum memberikan obat batuk pilek jika memang kondisi ini terjadi. Sedangkan, obat pereda nyeri bisa diberikan untuk mengatasi gejala demam. Jika dokter anak menyarankan antibiotik, baru lakukan. Virus adalah penyebab utama dari radang tenggorokann tetapi infeksi bakteri biasanya diatasi dengan antibiotik.

5. Menjaga Kebersihan

            Menjaga kebersihan adalah upaya yang paling penting dilakukan untuk mencegah berbagai penyakit, tidak hanya radang tenggorokan. Lindungi bayi dari paparan atau sentuhan orang dewasa yang sakit karena biasanya orang sakit memiliki banyak virus dan bakteri di tubuhnya.

            Bayi yang berusia di bawah 3 bulan, radang tenggorokan biasanya ditandai dengan rewel setelah makan atau susah makan. Tanda-tanda lain yang mungkin terjadi seperti batuk terus menerus, sulit bernafas, demam di atas 38 derajat celcius, ruam di bagian mulut, tangan, dada bahkan bokong.

            Segera konsultasi dengan dokter apabila mengalami tanda-tanda di atas sebelum memutuskan untuk beli obat apa yang tepat untuk bayi yang mengalami radang tenggorokan. Dokter akan menganjurkan tindakan apa yang tepat dan memberikan saran mengenai obat yang harus diberikan.

Read More